Dalam upaya meningkatkan kompetensi pendidik di era transformasi digital, PKBM Ummatan Wasathon menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) dengan mengusung tema “Guru Cerdas Berbasis AI: Inovasi Pembelajaran yang Kreatif, Inovatif, dan Berpusat pada Peserta Didik.” Kegiatan ini dilaksanakan pada 22 Juni 2026 bertempat di Balai Rakyat Indonesia, Yayasan Ummatan Wasathon.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tutor Paket A, Paket B, dan Paket C sebagai bagian dari komitmen PKBM Ummatan Wasathon dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di lingkungan pendidikan.

Pelatihan menghadirkan Lepi Ratnasari, S.Pd. sebagai narasumber yang menyampaikan berbagai materi mengenai pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung proses pembelajaran. Dalam sesi pelatihan, peserta diperkenalkan dengan beragam aplikasi AI yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun perangkat ajar, membuat media pembelajaran yang menarik, merancang asesmen, hingga membantu proses evaluasi belajar secara lebih efektif dan efisien.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias, terlihat dari tingginya partisipasi dalam praktik penggunaan berbagai platform AI serta diskusi yang berlangsung secara aktif. Berbagai pertanyaan dan pengalaman peserta mengenai penerapan AI dalam kegiatan belajar mengajar mewarnai jalannya pelatihan, sehingga tercipta suasana yang akrab, kolaboratif, dan inspiratif.

Melalui kegiatan In House Training ini, diharapkan seluruh tutor PKBM Ummatan Wasathon semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital dengan menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta tetap berpusat pada kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata PKBM Ummatan Wasathon dalam mewujudkan pendidik yang profesional, berdaya saing, dan mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan nonformal.