Pembelajaran IPA di PKBM Ummatan Wasathon tidak hanya dilakukan di dalam kelas. Untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata dan menyenangkan, peserta didik Kelas 7 Paket B mengikuti kegiatan praktik dengan tema “Pengukuran Besaran Pokok – Panjang”. Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk memahami konsep pengukuran sekaligus mempraktikkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, peserta didik melakukan pengukuran berbagai objek yang ada di lingkungan PKBM, mulai dari tanah lapang, bangunan Paket B dan Paket C, ukuran ruang kelas B, hingga mengukur volume lemari. Berbagai alat ukur digunakan sesuai dengan kebutuhan, seperti jangka sorong, penggaris gulung, dan meteran gulung. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya mengenal alat ukur secara teori, tetapi juga belajar memilih dan menggunakan alat ukur yang sesuai dengan objek yang diukur.

Untuk membuat kegiatan lebih interaktif, peserta didik dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok putra dan kelompok putri. Setiap kelompok bekerja sama dalam melakukan pengukuran, mencatat hasil, membandingkan data, serta mendiskusikan hasil pengamatan. Aktivitas ini sekaligus melatih kemampuan peserta didik dalam bekerja sama, berkomunikasi, berpikir kritis, dan menyelesaikan tugas secara bersama-sama.

Suasana pembelajaran terlihat aktif, seru, dan penuh antusiasme. Peserta didik tampak bersemangat ketika terjun langsung melakukan pengukuran di lingkungan sekitar. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPA dapat dikemas dengan cara yang menyenangkan dan kontekstual, sehingga konsep yang dipelajari lebih mudah dipahami dan diingat.

Melalui praktik pengukuran ini, peserta didik diharapkan semakin memahami bahwa IPA bukan sekadar teori di dalam buku, tetapi ilmu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran berbasis praktik diharapkan terus dikembangkan di PKBM Ummatan Wasathon untuk menciptakan pengalaman belajar yang aktif, bermakna, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.