
Kasemen, 14 Januari 2026 – Pembelajaran teknologi berbasis praktik menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep elektronika dan pemrograman. Salah satu kegiatan praktik yang dilaksanakan adalah pembelajaran Arduino Uno dengan tema penggunaan potensiometer dan LED sebagai media belajar yang sederhana namun aplikatif.
Dalam kegiatan ini, peserta didik dikenalkan pada potensiometer sebagai resistor variabel yang berfungsi sebagai input analog. Potensiometer dihubungkan ke Arduino Uno melalui pin analog untuk membaca perubahan nilai hambatan. Nilai tersebut kemudian diolah oleh Arduino untuk mengendalikan kecerahan LED sebagai output.
Proses pembelajaran diawali dengan pengenalan alat dan bahan, dilanjutkan dengan perakitan rangkaian menggunakan breadboard, kabel jumper, serta komponen pendukung lainnya. Setelah rangkaian selesai, peserta didik memasukkan program sederhana melalui aplikasi Arduino IDE dan mengunggahnya ke papan Arduino Uno.
Saat potensiometer diputar, peserta didik dapat mengamati secara langsung perubahan intensitas cahaya LED. Semakin besar nilai potensiometer, cahaya LED akan semakin terang, dan sebaliknya. Kegiatan ini membantu peserta didik memahami hubungan antara input analog, proses pengolahan data, dan output pada sistem mikrokontroler.
Melalui praktik ini, peserta didik tidak hanya belajar dasar pemrograman Arduino, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir logis, ketelitian, dan pemecahan masalah. Pembelajaran berbasis praktik seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan minat dan kreativitas peserta didik dalam bidang teknologi dan elektronika sejak dini. (DAS)




