
Kasemen, 17 Pebruari 2026 – Workshop bertema “Guru Adaptif melalui Modul Ajar dan LKPD yang Kreatif dan Berkualitas” yang diselenggarakan oleh PKBM Ummatan Wasathon menjadi momentum penting dalam meningkatkan kompetensi tutor Paket A, B, dan C. Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, Dr. Yoma Hatima, M.Pd yang membawakan materi tentang implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).
Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa guru adaptif adalah guru yang mampu merancang pembelajaran kontekstual, berpusat pada peserta didik, serta mendorong kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Modul ajar dan LKPD bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan peta perjalanan belajar yang dirancang secara sistematis, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan warga belajar di pendidikan kesetaraan.
Workshop berlangsung interaktif dan aplikatif. Para tutor dibagi berdasarkan jenjang Paket A, B, dan C untuk menyusun modul ajar sesuai mata pelajaran masing-masing. Diskusi aktif, berbagi pengalaman lapangan, serta pendampingan langsung dari narasumber menjadikan suasana belajar penuh semangat kolaborasi. Setiap kelompok berupaya menghadirkan modul ajar dan LKPD yang tidak hanya sesuai dengan capaian pembelajaran, tetapi juga memuat aktivitas bermakna yang menumbuhkan karakter dan kompetensi abad 21.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi mikro teaching, di mana perwakilan dari Paket A, B, dan C mempraktikkan modul ajar yang telah disusun. Sesi ini menjadi ruang refleksi bersama—memberikan umpan balik konstruktif, memperkuat strategi pembelajaran, serta menyempurnakan desain LKPD agar lebih efektif dan menarik.
Melalui workshop ini, diharapkan seluruh tutor PKBM Ummatan Wasathon semakin siap menjadi guru yang adaptif, inovatif, dan profesional dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Semangat kolaborasi dan komitmen untuk terus belajar menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi seluruh warga belajar.





